Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Mesir Muhammad Mursi pada hari Kamis (13/9) menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Amerika Serikat terkait tewasnya Dubes Christopher Stevens di Benghazi, Libya.
Mursi mengatakan Kairo akan melindungi seluruh kedutaan asing di Mesir. Demikian dilaporkan Mehr News.
Dalam pidato yang disiarkan langsung oleh televisi pemerintah, Mursi menegaskan bahwa Mesir mampu melindungi seluruh kedutaan dan lembaga-lembaga diplomatik asing di negara itu.
Mereaksi protes luas warga Mesir di depan Kedutaan Besa AS di Kairo, Mursi menandaskan, "Kami mendukung demonstrasi damai terhadap film Amerika yang menghina Nabi Muhammad Saw, tapi kami menolak serangan terhadap kedutaan dan kantor konsulat asing."
"Muslim menolak segala bentuk kekerasan dan serangan terhadap kedutaan dan tempat-tempat lain," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Mursi menyeru warganya untuk tidak menyerang kantor-kantor perwakilan diplomat asing dan kedutaan.
Seraya menyayangkan tewasnya dubes AS di Libya, Mursi mengatakan, "Kami menyampaikan belasungkawa kepada Amerika atas peristiwa tersebut."
"Saya telah berbicara dengan Presiden Obama dan kami menekankan perlunya mengambil langkah-langkah pencegahan yang ingin merusak hubungan antara bangsa-bangsa, terutama bangsa Mesir dan AS," ujar Mursi.